Teori Film

Sabtu, 10 Oktober 2009

Mise en Scene

Mise en scène didefinisikan sebagai sistem penandaan yang hadir secara bersamaan atau berlawanan dalam ruang dan waktu tertentu di hadapan penonton, karena Mise en scène merupakan suatu entitas struktural, yaitu suatu objek teoretis atau objek pengetahuan yang mengganti keberadaan seorang sutradara dan seniman pencipta lainnya.
Patrice Pavis, Theatre at the Crossroads of Culture (New York: Routledge, London, 1992), 24—29


Aspek atau area terbatas didalam cinema yang berfungsi sebagai tempat semua literarture film dituangkan. Area ini bisa digambarkan atau mengacu pada proses reduksi cermin-pemantulan cermin yang memperlihatkan bidang atau bentuk yang ada didepannya, yang tentunya telah ada batasan batasan area yang membatasi cermin dalam merefleksikan bentuk atau bentuk yang ditangkapnya. Area yang direfleksikan sebagai bentuk ini akan terlukis atau digambarkan secara film (filmic process), sehingga elemen literature dalam film menghasilkan arti-teks.
Robert Stam, New Vocabulary in film Semiotics, hal 201,

Merupakan elemen film yang mampu membentuk label film atau filmaker-nya menjadi berkarakter. Melalui arae ini, bentuk style dalam film mendapatkan keistimewaan tersendiri yang berdiri utuh dan menerima prioritas utama.Dimana konsistensi seorang filmaker dalam mengkonstruksi style mampu mempertahankan idealismenya dan menjalankan konsistensi pada style dan temanya, walaupun dia bekerja didalam tekanan aturan studio yang bersifat membatasi melalui semua aspek yang pada akhirnya diterjemahkan kedalam tayangan gambar.
Teori Auteur)

0 komentar:

Poskan Komentar