
Ralat draft#1: dalam draft#1 saya mencoba untuk menghilangkan-mengaburkan nilai historical dalam menganalisa film ‘Roman Picisan’, karena anggapan saya adalah penafsiran dari nilai historis paling tidak telah dipahami-didentifikasi penonton, dengan kata lain pembahasan yang ingin saya ungkapkan dari sisi lain seperti discourse dalam film ini, politik (dalam artri ‘kepentingan;). Namun hal tersebut mendapat tanggapan dari dosen saya (Seno G A), oleh karena film Roman Picisan tersebut sangat kental akan nilai historis yang dilekatkan pada tiap karakternya, sehingga peran nilai historical tersebut perlu dijadikan sebagai latar, dengan bahasa lain bahwa tidak mungkin-akan sulit jika menafsir sebuah film tanpa mengulas konstruksi popular (elemen historis) yang ada dalam pengertian penonton.